home news event article forum
  Masyawarah Nasional VIII apnatel
about us
history
vision & mission
program
organization structure
office bearer
activities

Pada 25 dan 26 Februari 2008 bertempat di Hotel Sultan Jakarta telah diselenggarakan Musyawarah Nasional VIII Asosiasi Perusahaaan Nasional Telekomunikasi (Apnatel). Munas dihadiri oleh Unsur DPP dan 21 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Apnatel dari seluruh Indonesia. Dengan pilihan tema “Reposisi Apna¬tel sebagai mitra pemerintah dalam mendo¬rong perce¬patan penegakan good corporate governance dalam bidang usaha telekomunikasI”, acara pembukaan didahului sambutan Ketua Umum DPP Apnatel, Rahardjo Tjakraningrat, yang menekankan seberapa pun besarnya minat mereposisi diri untuk terus bersaing dalam percepatan global, namun dalam membangun dunia pertelekomunikasian di Indonesia hendaklah tidak bergeser dari tujuan mulianya, yaitu tetap berpijak di bumi pertiwi dan tidak menanggalkan jati diri keindonesiaan.

Acara pembukaan yang dihadiri para undangan terdiri dari pejabat pemerintah dan pimpinan di lingkungan perusahaan telekomunikasi dan pengurus pusat asosiasi profesi lainnya itu dibuka secara resmi oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. Muhammad Noeh, M.Si. Dalam sambutannya, Menkominfo menggarisbawahi betapa perlunya asosiasi profesional semacam Apnatel lebih mendekatkan paradigma fikirnya dengan menyesuaikan kepada trend zaman yang senantiasa berubah. Dalam era globalisasi dengan percepatan dan konvergensi yang terjadi di dalamnya, menteri justeru menggarisbawahi konteks “tel” pada inisial Apnatel. Bahwa bukan lagi sekadar “telekomunikasi” yang digarap, akan tetapi sudah semestinya lebih luas untuk memberi penguatan dengan menggarap bidang yang lebih komprehensif: telematika. Selebihnya, menteri mengingatkan bahwa para pengusaha jangan terus-menerus sibuk memikirkan proyek dan keuntungan, namun ada hal yang jauh lebih penting dari itu semua, yaitu bagaimana kerja-kerja yang dilakukan itu juga dapat memberikan kemanfaatan bagi kemajuan dan kemashlahatan bangsa.

Acara keesokan hari, didahului dengan Diskusi Panel dengan menghadirkan pembicara atau nara sumber Ibu Koesmarihati dari Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan Sarwoto Atmosutarno dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, dengan topik bahasan “Ke Mana Arah Bisnis Telekomunikasi Masa Depan”. Diskusi dipandu oleh Deddy Hermawan, Ketua DPD Apnatel DKI Jakarta. Selanjutnya disampaikan paparan tentang keberadaan dan kerja Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi sebagai mitra Apnatel dalam penerbitan Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum LPJKN, H. M. Malkan Amir.

Konteks pengubahan sebutan “tel” dari telekomunikasi menjadi telematika ini juga menjadi pesan penting yang digarisbawahi oleh Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Depkominfo, Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, yang disampaikan dalam acara penutupan Munas VIII Apnatel, yang ditutup pada pukul 00.10. Waktu penutupan ini tertunda dari rencana yang semula dijadwalkan, pukul 21.00. Tertundanya waktu tersebut disebabkan alotnya pembahasan dalam persidangan Munas.

Adapun Pimpinan Sidang Munas yang ditetapkan oleh floor adalah Darmoni Badri didampingi oleh Edi Basri, Chudry Sitompul, Jack Siahaya, dan Yaya Suryana, melanjutkan memimpin jalannya permusyawaratan yang pada sebelumnya dipimpin oleh Ketua dan Sekretaris Panitia Pengarah, Chudry Sitompul dan Masgar Kartanegara sebagai Pimpinan Sidang Sementara.

Sebelum acara penutupan, yang menjadi pamungkas perhelatan dari bermusyawarahnya asosiasi yang menghimpun perusahaan nasional telekomunikasi ini adalah pemilihan ketua umum DPP Apnatel untuk masa bakti 2008-2013. Dari 6 (enam) kandidat yang mengajukan diri — dua di antaranya mengundur diri sebelum pemilihan — antara lain Nursyaf Effendi, Sonny Pasaka, Audi I.Z. Tambunan, dan Chudry Sitompul. Dari 28 suara sah dan berhak memilih, didapatkan hasil terbanyak perolehan suara untuk: H. Nursyaf Effendi.

Sesuai dengan tenggang waktu yang diberikan oleh Munas selama 30 hari, ketua umum terpilih, Nursyaf Effendi, yang sekali¬gus menjadi Ketua Tim Formatur Penyusunan DPP, bersama-sama anggota formatur lainnya — Rahardjo Tjakraningrat (unsur DPP Apnatel), Sjamsuddin Said (DPD Apnatel Sulteng), Budhi Satrio (DPD Apnatel Jatim), dan Putu Arya Sedhana (DPD Apnatel Bali) — telah merampung¬kan tugasnya menyusun Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (DPP Apnatel) Masa Bakti 2008-2013, dalam Rapat Tim Formatur yang diadakan di Hotel JW Marriott, Surabaya, 15 Maret 2008.  (Sekretariat)

  ________________________________________________________________
25-26 february 2008
Masyawarah Nasional VIII Apnatel
april-mei 2008
kunjungan DPD-DPD
14 mei 2008
Rapat Pleno DPP
14 april 2008
Siaran Pers DPP
Apnatel
07 mei 2008
Pertemuan Pengurus Harian
 
lorem ipsum sit doler amet
lorem ipsum sit doler amet
name
email
external
internal
lorem ipsum sit doler amet
lorem ipsum sit doler amet
lorem ipsum sit doler amet
lorem ipsum sit doler amet
lorem ipsum sit doler amet
lorem ipsum sit doler amet
 
 
contact us | JL. Darmawangsa Square I-1, Jl. Darmawangsa 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160 Indonesia phone: +62-21-7251448, fax: +62-21-7254721, email: secretary@apnatel.or.id
version: indonesian | english
online 23 hit counter 27684
 

How Is Apnatel's Website?

View Results

Loading ... Loading ...